Friendship is………….

Judul tulisan saya kali ini memang singkat…..Dan nggak tau kenapa saya lagi pingin aja ngomong soal friendship or persahabatan. Mungkin juga lagi sentimentil, karena akhir-akhir ini saya sering bertemu dengan sahabat-sahabat lama saya. Atau mungkin juga karena saya yakin sekali, tidak ada orang di dunia ini yang bisa hidup sendiri, tanpa teman or sahabat. Secara fitrahnya, manusia memang mahluk sosial (selama nyawa masih dikandung badan , kalo sudah tidak bernyawa sebutannya bukan mahluk sosial tapi mungkin mahluk halus………)

Friendship dipandang sebagian orang sebagai sesuatu yang sangat berharga dan tidak dapat dinilai dengan harta. Saya pribadi sependapat dengan hal tersebut. Harta memang tidak mudah untuk dicari tapi sahabat juga sangat sulit dicari lho. Di setiap tempat, kita bisa saja berteman dengan semua or berbagai jenis orang. Tapi tetap diantara orang-orang tersebut, hanya ada segelintir orang yang benar-benar “klik” dengan kita, yang pada prosesnya nanti (kalau terus di-explore, maksudnya???) bisa jadi sahabat kita.

Ada 2 pendapat yang melatarbelakangi mengapa seseorang bisa bersahabat dengan orang lain. Pendapat pertama ( sebagian besar orang meyakini hal ini) mengatakan bahwa kita bisa bersahabat dengan orang lain karena kita memiliki banyak kesamaan dengan orang tersebut. Kesamaan yang dimaksud bisa saja kesamaan karakter/sifat, hobi/interest, latarbelakang keluarga, status sosial ekonomi dan lain sebagainya. Kesamaan-kesamaan tersebut yang membuat satu sama lain menjadi “connect” dalam berkomunikasi. Kita jadi bisa menerima kehadiran seseorang menjadi sahabat kita, karena banyak hal yang dialaminya juga dialami oleh kita sendiri. Atau bahkan mungkin apa yang ada di pikirannya juga kurang lebih konsepnya sama dengan apa yang ada di pikiran kita. Pendapat kedua tentang latarbelakang friendship adalah justru karena ada 2 orang yang berbeda (baik karakter/sifat, hobi,dll) namun mereka sangat bisa menerima perbedaan-perbedaan tersebut sebagai sesuatu yang menyenangkan. Bagi dua orang yang berbeda ini, persahabatan menjadi pengalaman yang unik, karena sosok sahabatnya mungkin memiliki karakter yang berbeda, yang tidak dimilikinya,  namun tetap bisa menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Saya pribadi menganut asas campuran ( wuih…istilahnya berat euy…). Maksudnya saya pernah bersahabat dengan orang-orang yang punya banyak kesamaan dengan saya tapi saya juga sering bersahabat dengan orang-orang yang “absolutely different” . Namun, apapun background-nya, memiliki sahabat patut disyukuri. Alhamdulillah sejak TK sampai sekarang sudah tua renta ini ( hiks..) saya selalu punya orang-orang yang saya anggap sahabat ( semoga mereka juga begitu…amiiin..). Kalo boleh saya cerita sedikit, saya punya banyak sahabat semasa SMA maupun kuliah. Begitu juga di beberapa kantor tempat saya bekerja bahkan sampai sekarang di lingkungan tempat tinggal saya juga punya sahabat.  Alhamdulillah, sampai saat ini kami masih menjaga silaturahmi. Ada perasaan yang berbeda pada saat kita bertemu sahabat-sahabat kita (terutama sahabat lama). Entah karena rasa kangen atau juga rasa nyaman berada dekat dengan sahabat kita. Sahabat kita adalah orang-orang yang tau persis seperti apa kita sebenarnya, so berada di dekat mereka membuat kita jadi bisa ngobrol apa saja, bicara apa saja ( baik suka maupun duka yang kita alami). Dengan rasa percaya kita bisa membuka banyak hal (bahkan yang sifatnya pribadi sekalipun !) karena kita yakin ditangannya semua rahasia kita or isi hati kita dijamin aman. Dengan bertukar pikiran dengannya membuat hati kita menjadi lebih plong ( bukan tidak mungkin bisa mencari jalan keluar  dari masalah kita).

Saya pernah punya teman yang usianya sekitar 55 tahun. Dari beliau saya banyak mendapat masukan dan juga cerita tentang persahabatan. Beliau sendiri, sampai seusia itu masih berhubungan baik dengan sahabat-sahabatnya ( semasa SMA dan kuliah). Satu hal yang paling saya ingat, menurutnya yang paling penting kita selalu bisa menerima segala kekurangan dan kelebihan sahabat kita, sebagaimana sahabat sejati juga akan melakukan hal yang sama dengan kita. Sahabat sejati adalah orang yang bisa menerima keadaan kita, apapun juga (baik dalam susah maupun senang). Sahabat juga akan menjadi orang pertama tempat kita menumpahkan isi hati kita dan juga sekaligus orang yang mampu mengemban amanah untuk menjaga hal-hal yang bersifat privacy.

Sekali lagi…..bersyukurlah untuk semua persahabatan yang saat ini masih kita miliki, dan menjaga terus persahabatan tersebut sampai akhir hayat kita. Serta tetap berusaha di setiap tempat atau lingkungan baru untuk mencari dan menemukan sahabat-sahabat baru kita. Tulisan ini saya buat untuk sahabat-sahabat saya ( yang ada di Lampung, Jakarta atau di Bogor……just be my friend forever and thanks for everything), buat semua orang yang mau jadi sahabat saya ( siapa saja nih….) or buat semua orang yang suka bersahabat……pokoknya hidup FRIENDSHIP !!!!

14 Tanggapan to “Friendship is………….”

  1. Friendship is ukhuwah…🙂

  2. Friendship why not>>>>>>

  3. Kayaknya kita sahabatan atas dasar begitu banyaknya perbedaan kali ye… ga juga… gw rasa kita sahabatan cause sama-sama pihak oposisi!? Maksudnya apa nih…. Hua hua hua… sering-sering dong nulis ttg woman stuffs…. Keep going aja….

  4. aris nurzaman Says:

    frenship…

  5. Ngomong-ngomong masalah persahabatan.Apa aku masih menjadi sahabatmu, dr SMP-SMA-Kuliah di Unv. yg sama.Walau kabar dr ku atau kamu putus.. sambung.. . Tapi aku selalu ingat kamu! Sampai aku mencari jejakmu di internet…dan akhirnya ketemu juga.Senang rasannya membaca ttg mu, ikut merasakan kebahagiaan, punya suami dan anak-anak yang lucu.Kpn-kpn aku ingin langsung bertemu menceritakan juga perjalanan hidupku.

  6. ekamarindra Says:

    #3MY
    Subhanallah….Nani…..where have you been….sekarang tinggal dimana… anakmu sudah besar2 ya….btw, sering buka2 e-mail gak….kita email2 an ya….

    #sucie05
    pihak oposisi maksudnyeeee????? it’s depend on….he..he…anyway, thx 4 everything ya…

  7. ikrarestart Says:

    sahabat memang suatu yang sulit diartikan. tapi yang jelas seorang sahbat itu harus meemiliki syarat2 tertentu
    1 memiliki akal (karena kalau orang yang tidak memiliki akal apabila dia bermaksud menolong kita tapi nanti malah mencelakakan kita)
    2 bukan orang yang fasik
    3 bukan orang yang besar emosinya atau nafsunya

    yah begitu mungkin ya mom.

    tapi dengan bersahabat kita dapat membangun karakteristik orang lain menjadi lebih baik…

    sahabat, teman dan saudara itu juga ada bedannya gak?

  8. ekamarindra Says:

    #ikrarestart
    ikrar…kalo menurut saya sahabat, teman atau saudara ada bedanya…(gak tau kalo menurut kamu ya…), saudara lebih karena memiliki hubungan darah (tapi belum tentu bisa dekat secara personal), kalo teman ya dengan siapa saja pasti bisa, naah kalo sahabat ini “lebih dalem” lagi….tidak dengan semua orang kita bisa bersahabat kan….

  9. ikrarestart Says:

    ya relatif juga mom !
    terkadang sikap skeptis kita yang menentukan itu kalau sikap itu dominan otomatis sahabat itu sedikit.
    memang unik ya kehidupan ini

  10. aris nurzaman Says:

    ayo…siapa yang mau langganan “Fren” by M-8…

  11. aris nurzaman Says:

    memang gampang sih kalo menilai orang laen.. misalnya tmnnya byk kekurangan atw g cocok sama qta. tapi mau bgmn lagi, wlw nyari kemana2 jg g ada yg sempurna. yg pasti kriteria seorang sahabat itu..susah jg dijelasinnya.

  12. bener banget mom……
    kalo menurut saya sahabat adalah segalanya!!!!! karena mencari satu sahabat yang bisa mengerti apa adanya kita sangat susah dibandingkan mencari 1 orang musuh…..saya juga sedih karena telah kehilangan sahabat saya (2 orang – alm @>) saya terpukul banget, tapi karena saya masuk BEC saya bisa mendapatkan sahabat baru yang menggantikan sahabat saya yang telah tiada……
    semoga aja galih sama teman2 yang lain bisa menjaga tali persahabatan untuk selamanya yah mom!!!!!!!!!!!

    cayo!!!!! SEMANGAT!!!!!!!!!

  13. mom kunjungin blog galih yah di brown_devil38.blogspot.com

    kasih coment yah……

    maklum baru pemula menjadi blogger…..hehehehe🙂

  14. DeViL MAD_BLACK Says:

    wuih….
    Emang kata yang ini mengandung makna yang dalam…
    Perbedaan bukan menjadi jurang untuk membina dan menjalin persahabatan dan tali ukhuwah….
    PokokE friendship never die…..

    kibarkan terus bendera persahabatan….

    =MAD_BLACK=

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: