<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ekamarindra's Weblog</title>
	<atom:link href="http://zayaufy.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://zayaufy.wordpress.com</link>
	<description>It's just Marindra Eka 77 WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 09:39:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='zayaufy.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ekamarindra's Weblog</title>
		<link>http://zayaufy.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://zayaufy.wordpress.com/osd.xml" title="Ekamarindra&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://zayaufy.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Berbohong : antara kebutuhan atau kebiasaan?</title>
		<link>http://zayaufy.wordpress.com/2011/03/09/berbohong-antara-kebutuhan-atau-kebiasaan/</link>
		<comments>http://zayaufy.wordpress.com/2011/03/09/berbohong-antara-kebutuhan-atau-kebiasaan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Mar 2011 07:43:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekamarindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zayaufy.wordpress.com/?p=199</guid>
		<description><![CDATA[Bohong atau dusta atau bokis (istilah gaulnya) , bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja.  Kadang dilakukan secara tidak sadar ( bukan gila tapi ya) atau memang secara sadar. Cukup sulit mungkin, menemukan orang yang anti berbohong. Kenapa sulit? Karena dengan cara membohongi orang lain, banyak orang justru bisa bertahan hidup lho. Bagaimana caranya? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zayaufy.wordpress.com&amp;blog=4643916&amp;post=199&amp;subd=zayaufy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bohong atau dusta atau bokis (istilah gaulnya) , bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja.  Kadang dilakukan secara tidak sadar ( bukan gila tapi ya) atau memang secara sadar. Cukup sulit mungkin, menemukan orang yang anti berbohong. Kenapa sulit? Karena dengan cara membohongi orang lain, banyak orang justru bisa bertahan hidup lho. Bagaimana caranya? ya itu tadi&#8230;.tipu sana dan tipu sini.</p>
<p>Sebenarnya, bohong itu apa?kenapa orang berbohong : karena kebutuhan atau kebiasaan? Atau ada faktor lainnya&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>Anda pasti pernah mengalami, entah melihat atau mendengar sesuatu&#8230;.yang dikatakan atau diucapkan orang, tapi tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.  Dan anehnya, meskipun orang tersebut  mungkin sadar berbohong, tapi tidak mudah untuk mengakuinya. Dengan berbagai alasan, argumentasi dan bahkan ada juga orang yang dengan mudah &#8220;menyebut nama Tuhan&#8221; untuk meyakinkan orang lain bahwa dia sedang berkata benar. Naudzubillahmindzalik.<span id="more-199"></span></p>
<p>Berbohong sebenarnya, bisa jadi karena kebutuhan. Karena kalau tidak berbohong, mungkin saja orang tersebut akan merasa terpojok akibat ulah atau perbuatannya yang dianggap oleh pihak lainnya sebagai suatu kesalahan. Bisa juga terpaksa berbohong karena dengan berbohong maka orang tersebut bisa mendapatkan apa yang diinginkan.</p>
<p>Berbohong bisa juga karena kebiasaan ( kok bisa ya, punya kebiasaan yang nggak ada manfaatnya?). Yang saya maksud kebiasaan mungkin saja kebohongan dianggap sebagai pelengkap cerita atau obrolan saja. Yahh, sekedar bumbu penyedap cerita, seperti bumbu masak pada masakan mungkin. Karena sudah jadi kebiasaan, jadi kalau tanpa berbohong rasanya ada yang kurang.</p>
<p>Walaupun bagi banyak orang, yang namanya bohong itu dosa, tapi pada perkembangannya, muncul istilah &#8220;white lies&#8221; . Nah, jenis bohong yang satu ini dianggap sebagai &#8216;sisi baik&#8217; dari aktivitas bohong. Mengapa dibilang sisi baik? Katanya sih, dibandingkan &#8216;bohong jenis lain&#8217;, hanya bohong inilah yang niat dan tujuannya biasanya baik. Entahlah&#8230;soal benar atau tidaknya&#8230;mungkin perlu dibuktikan sendiri.</p>
<p>Yang jelas, berbohong itu mungkin saja hal yang tidak dipermasalahkan atau mungkin malahan menyenangkan bagi pelakunya. Tetapi bagaimana dengan korbannya ( maksud saya orang yang dibohongi?). Soal perasaan si korban, tentu saja tidak perlu diragukan lagi, pasti rasanya pun campur aduk. Reaksinya bisa kaget, kecewa dan bahkan marah.  Sangat wajar muncul reaksi seperti itu. Bagaimanapun juga, saat seseorang mempercayai orang lain, pastinya tidak terbersit ragu atau curiga sedikitpun . Jadi begitu dia tau bahwa ia sudah dibohongi rasanya sakiiiiiiit sekali. Kalau diibaratkan orang yang sedang terbang tinggi naik balon udara, sedang asyik-asyiknya terbang, tiba-tiba balonnya meledak&#8230;.lalu gubrak&#8230;.balonnya menukik turun. Nah, orang yang ada di dalam balon itu, perasaannya macam-macam, takut mungkin, atau malah sudah pingsan di dalamnya.</p>
<p>Sebagai manusia biasa, anggaplah bohong sebagai khilaf belaka. Tetapi harus benar-benar dipahami, bahwa khilaf adalah hal yang sangat tidak disengaja. Sebab kalau para pelaku kebohongan berlindung dibalik kata &#8216;khilaf&#8217; , bisa jadi kebohongan akan terus berlanjut. Kebohongan juga ternyata berawal dari hal-hal kecil, yang lama-kelamaan bisa membesar kalau secara terus menerus sengaja dibiarkan atau malah mungkin dikembangbiakkan. Jadi, mulai sekarang, sebaiknya memulai kebiasaan baik&#8230;dengan mengatakan hal seperti apa adanya saja, sesuai faktanya sehingga tidak akan muncul kebohongan dan tidak akan ada orang yang merasa jadi korban akibat kebohongan. Kalu sudah begitu, hidup pasti lebih nyaman dan hmmmmm&#8230;..betapa indahnya dunia dan isinya&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zayaufy.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zayaufy.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zayaufy.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zayaufy.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zayaufy.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zayaufy.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zayaufy.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zayaufy.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zayaufy.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zayaufy.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zayaufy.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zayaufy.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zayaufy.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zayaufy.wordpress.com/199/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zayaufy.wordpress.com&amp;blog=4643916&amp;post=199&amp;subd=zayaufy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zayaufy.wordpress.com/2011/03/09/berbohong-antara-kebutuhan-atau-kebiasaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/20af9eb3d9612dc730fdd5ddec1449e0?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ekamarindra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pilih Kasih</title>
		<link>http://zayaufy.wordpress.com/2008/11/21/pilih-kasih/</link>
		<comments>http://zayaufy.wordpress.com/2008/11/21/pilih-kasih/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 10:37:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekamarindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zayaufy.wordpress.com/?p=161</guid>
		<description><![CDATA[Pernah tau atau mendengar istilah pilih kasih gak? Mungkin ada sebagian orang yang familiar betul dengan istilah ini. Atau mungkin ada sebagian orang yang gak tau dengan istilah ini karena mungkin menggunakan kata-kata yang lain tapi memiliki arti atau definisi yang kurang lebih sama. Memangnya apa sih pilih kasih itu ? Kata-kata pilih kasih biasanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zayaufy.wordpress.com&amp;blog=4643916&amp;post=161&amp;subd=zayaufy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah tau atau mendengar istilah pilih kasih gak? Mungkin ada sebagian orang yang familiar betul dengan istilah ini. Atau mungkin ada sebagian orang yang gak tau dengan istilah ini karena mungkin menggunakan kata-kata yang lain tapi memiliki arti atau definisi yang kurang lebih sama. Memangnya apa sih pilih kasih itu ? <span id="more-161"></span></p>
<p>Kata-kata pilih kasih biasanya akan terucap dari mulut seseorang ketika ia merasa diperlakukan berbeda dari yang lain, padahal ia merasa memiliki hak serta status yang sama dengan orang-orang yang diistimewakan tersebut. Pilih kasih bisa saja dilakukan oleh orang tua terhadap anak-anaknya, seorang guru terhadap anak didiknya atau mungkin seorang atasan kepada bawahannya. Ada banyak hal yang melatarbelakangi atau membuat orang tua pilih kasih terhadap anaknya. Bisa saja karena anak tersebut anak perempuan atau laki-laki satu-satunya, bisa juga karena anak itu karena anak sulung, bisa juga karena anak itu anak bungsu, atau bisa juga karena anak itu anak yang paling cantik/ganteng, anak yang paling pintar, paling kaya, paling membanggakan, pokoknya semua yang serba paling deh. Seorang guru yang pilih kasih terhadap anak didiknya bisa saja karena anak tersebut merupakan murid yang paling pintar, yang paling rajin, yang patuh atau bisa saja anak tersebut menjadi sangat spesial di mata gurunya karena dia anak orang kaya (sering bawa oleh-oleh sehabis berlibur misalnya) dan masih banyak alasan lainnya. Pilih kasih bisa saja dilakukan seorang atasan kepada bawahannya, mungkin karena orang tersebut paling rajin, paling loyal atau bisa saja karena bawahannya pintar cari perhatian ( or pintar cari muka ) dan lain sebagainya.</p>
<p>Ada banyak cerita yang saya dengar tentang kasus pilih kasih.   Pernah saya mendengar cerita seorang teman yang merasa bahwa orang tuanya sering sekali pilih kasih alias membeda-bedakannya dengan saudara sekandungnya. Hal tersebut katanya sudah berlangsung lama (sejak kecil). Saudara kandungnya tersebut selalu diperlakukan istimewa, bagaikan seorang putri raja, sementara ia merasa diperlakukan sangat jauh berbeda. Sejak kecil orangtuanya memanjakan saudaranya sangat berlebihan.  Kedua orang tuanya, cenderung memberikan dan mengabulkan hampir semua yang menjadi keinginan anak kesayangannya tersebut. Anak kesayangannya tersebut dalam segala hal selalu menjadi prioritas, sementara anak-anak yang lainnya setiap saat harus selalu rela mengalah. Bahkan yang paling mengherankan, apapun yang dilakukan anak kesayangannya selalu dinilai benar dan tidak pernah dinilai salah.</p>
<p>Pernah juga saya dengar cerita seorang anak di dalam angkot yang bercerita dengan temannya tentang perlakuan gurunya yang dianggap pilih kasih. Guru tersebut rajin memberi bonus nilai kepada siswa-siswa kesayangannya, sementara siswa lainnya tidak. Mengerjakan PR atau tidak, bukan masalah bagi murid kesayangannya, toh gurunya tidak akan memberikan hukuman. Tapi jangan sampai hal tersebut dilakukan oleh murid yang lain, pasti akan menerima konsekuensi akibat kemalasannya. Dengan mudahnya guru tersebut menyulap nilai murid kesayangannya, dari yang nilainya rendah menjadi lebih tinggi. Pokoknya, tanpa harus bersusah payah belajar, dijamin nilai murid kesayangannya akan bagus, wuih!!!</p>
<p>Lain lagi cerita tentang seorang atasan yang pilih kasih terhadap bawahannya. Namanya juga orang yang paling disayang, orang tersebut diperlakukan dengan sangat istimewa. Semua hal yang ia lakukan selalu terlihat sempurna dimata atasannya. Tidak perduli dengan bagaimana sebenarnya kinerja karyawan kesayangannya tersebut, yang jelas di mata sang bos, dialah karyawan teladan. Seolah-olah, hanya karyawan kesayangannya itu saja yang dianggap paling &#8220;oke&#8221;, paling bisa diandalkan, paling rajin, pokoknya yang serba paliiiing deh. Apalagi kalau ditambah bumbu-bumbu penyedap, karyawan tersebut pandai sekali cari muka ( iseng banget ya dia&#8230;muka kok dicari-cari..) wah&#8230;dijamin karyawan kesayangannya itu nilainya makin plus dan plus lagi&#8230;&#8230;</p>
<p>Beragam kasus yang disebut diatas, hanya segelintir cerita tentang kasus pilih kasih. Menyebalkan memang, kalau kita dalam posisi orang yang tidak diistimewakan. Yang pasti muncul adalah perasaan tidak nyaman, jadi malas berinteraksi dengan lingkungan, jadi malas beraktifitas, tidak bersemangat, gampang menyerah, dan mungkin juga jadi merasa serba salah dan serba takut. Kadang-kadang muncul rasa cemburu atau iri hati, kadang-kadang jadi penghayal juga ( seandainya saya seperti dia, seandainya saya jadi orang yang paling disayang, dan berbagai seandai-andai yang lainnya&#8230;). Bahkan dampak yang paling ekstrim adalah bisa saja muncul perasaan dendam dan benci, baik terhadap orang yang melakukan praktek pilih kasih maupun terhadap orang yang menjadi kesayangannya tersebut. Secara psikologis, rasa dendam atau benci itu mungkin saja muncul apabila seseorang merasakan kekecewaan yang sudah berlangsung lama dan juga memendam rasa kecewa yang terlalu lama tanpa tau jalan keluarnya. Wah&#8230;dalem tuh&#8230;.</p>
<p>Di satu sisi, praktek pilih kasih ternyata dirasakan begitu menyenangkan terutama bagi mereka yang menjadi orang kesayangan. Di mata mereka, dunia menjadi lebih terang, lebih indah dan sangat nyaman untuk ditempati. Ya iyaaa&#8230;lah&#8230;.secara gitu lho, hampir semua (bahkan mungkin semua hal) yang menjadi hasrat, keinginan dan kemauannya dengan mudah dapat dicapai. Kalau sudah begini, orang-orang tersebut biasanya jadi lupa diri. Besar kemungkinan jadi orang yang egois, tidak bisa bertenggangrasa dan seenaknya sendiri.</p>
<p>Namun lucunya, orang-orang pelaku praktek pilih kasih ini cenderung tidak merasa ada yang aneh dengan sikapnya tersebut. Kalau dikritik malah jadi marah, sewot, menutup-nutupi fakta atau juga dengan gagah dan lantang bilang kalau dia sama sekali gak pilih kasih. Bahwa apa yang dilakukannya bukan pilih kasih, malah kita jadi disalahkan karena dianggap  terlalu sensitif serta berlebihan dalam menilai tindakannya tersebut.  Maksud hati hanya sekedar ingin menyampaikan isi hati or sekedar mengingatkan, eh&#8230;malah muncul masalah baru&#8230;.jadinya ketik c spasi d  ( alias capek deh&#8230;.)</p>
<p>Ajaib&#8230;&#8230;tapi nyata&#8230;..hanya itu kata yang bisa saya lukiskan untuk menggambarkan praktek pilih kasih ini. Kenapa ajaib? Ya jelas saja, praktek pilih kasih toh memang hal yang sulit untuk dilukiskan atau digambarkan. Tapi nyata, ya jelas, karena memang terjadi dan bahkan sangat bisa dirasakan. Yaaa&#8230;pada akhirnya, jika harus menghadapi praktek pilih kasih ini, mungkin ada segelintir orang yang memilih mendiamkan saja hal ini berlangsung ( sampai batas waktu yang tidak dapat ditentukan), ada juga yang memilih untuk menunjukkan reaksi baik secara langsung atau tidak ( bisa lewat protes, sikap acuh dan lainnya) atau mungkin juga memilih untuk menjauhkan dirinya dari lingkaran orang-orang pelaku praktek pilih kasih ini. Apapun pilihan jalan keluarnya, yang pasti ada konsekuensi yang mengikutinya. Wallahuallam&#8230;&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zayaufy.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zayaufy.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zayaufy.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zayaufy.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zayaufy.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zayaufy.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zayaufy.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zayaufy.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zayaufy.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zayaufy.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zayaufy.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zayaufy.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zayaufy.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zayaufy.wordpress.com/161/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zayaufy.wordpress.com&amp;blog=4643916&amp;post=161&amp;subd=zayaufy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zayaufy.wordpress.com/2008/11/21/pilih-kasih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/20af9eb3d9612dc730fdd5ddec1449e0?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ekamarindra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ku tunggu janjimu&#8230;&#8230;.</title>
		<link>http://zayaufy.wordpress.com/2008/10/23/ku-tunggu-janjimu/</link>
		<comments>http://zayaufy.wordpress.com/2008/10/23/ku-tunggu-janjimu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 23:34:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekamarindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zayaufy.wordpress.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[Ada pemandangan yang agak berbeda beberapa hari ini di sepanjang kota Bogor. Kota yang konon dijuluki kota sejuta angkot , saat ini sedang bersiap-siap mengadakan hajat besar yaitu pemilihan walikota dan wakil walikota untuk masa jabatan lima tahun dari sekarang. Pemandangan yang agak berbeda itu saya jumpai di pinggir jalan raya, gang sempit, di pasar, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zayaufy.wordpress.com&amp;blog=4643916&amp;post=164&amp;subd=zayaufy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/11/279048282_02f960426712.jpg"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-185" src="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/11/279048282_02f960426712.jpg?w=72&#038;h=96" alt="" width="72" height="96" /></a>Ada pemandangan yang agak berbeda beberapa hari ini di sepanjang kota Bogor. Kota yang konon dijuluki kota sejuta angkot , saat ini sedang bersiap-siap mengadakan hajat besar yaitu pemilihan walikota dan wakil walikota untuk masa jabatan lima tahun dari sekarang. Pemandangan yang agak berbeda itu saya jumpai di pinggir jalan raya, gang sempit, di pasar, di depan toko, bahkan sampai ke tiang listrik. Hampir di setiap tempat saya jumpai bertebaran gambar atau foto-fota beberapa kandidat walikota dan calon walikota Bogor. Gak ketinggalan, sering saya jumpai beberapa kendaraan, mulai dari mobil mewah, mobil lumayan mewah, motor, angkot sampai becak ikut-ikutan memajang foto-foto bakal calon (balon) penguasa kota Bogor itu. Foto-foto calon pejabat itu dibuat dalam berbagai versi, berbagai bentuk dan ukuran. Yang berukuran agak besar, dipajang di jalan-jalan dalam bentuk seperti iklan besar. Atau kita juga bisa menemui foto-foto tersebut dipajang di spanduk-spanduk, dalam bentuk stiker, brosur,  wah&#8230;.pokoknya heboh deh&#8230;.<span id="more-164"></span></p>
<p>Dan yang paling seru dan lebih heboh lagi, saat saya kebetulan nonton acara di salah satu stasiun televisi swasta beberapa hari yang lalu. Malam itu  acara di tv tersebut menghadirkan 5 calon walikota Bogor  beserta wakilnya. Terus terang saja, selama ini saya hanya bisa lihat foto-fotonya saja, tanpa pernah tau bagaimana sosok mereka yang sebenarnya. Sedikit informasi yang saya tau, bahwa 2 orang calon kandidat saat ini masih memegang jabatan penting ( satu orang masih menjabat sebagai sekda dan  satu orang masih menjabat sebagai walikota). Meskipun hanya menonton dari televisi,  acara malam itu membuat saya bisa melihat dan mendengar bahkan jadi punya penilaian tentang bagaimana sosok calon-calon pemimpin kota tempat saya tinggal ini.</p>
<p>Acara tersebut formatnya semacam debat terbuka. Sesi pertama, para kandidat diberi kesempatan untuk menyampaikan program kerja yang akan dilakukan apabila terpilih menjadi walikota dan wakil walikota nanti. Sesi kedua merupakan sesi tanya jawab, dimana ada 3 (atau 4 ya, agak lupa juga )  panelis yang secara lantang dan tegas melontarkan beberapa pertanyaan kepada calon-calon pejabat itu. Sesi ketiga, semua kandidat diberi kesempatan untuk bertanya pada kandidat lain yang telah menyampaikan program kerjanya.</p>
<p>Ada banyak program kerja yang dikemukakan oleh calon-calon pejabat itu. Antara lain : ada yang ingin menjadikan Bogor sebagai &#8220;trade city&#8221;, ada yang ingin memperbanyak hutan kota di Bogor, ada yang ingin memperbanyak sekolah-sekolah gratis, ada yang ingin memberantas kemiskinan di Bogor, ada yang menjanjikan ingin lebih memaksimalkan peranan pemuda dan masih banyak lagi yang lainnya. Yaaah..namanya juga kampanye, semua yang mereka sebutkan pasti yang baik-baiknya saja. Kalau bisa saya ibaratkan, para kandidat tersebut layaknya seorang pria yang sedang mengejar cinta wanita ( untuk para pria jangan tersinggung ya). Istilahnya, karena sedang ada maunya, ia rela melakukan apa saja, rajin memberi perhatian, hadiah, membujuk, merayu sambil menggombal ( yang belum tentu benar jadi kenyataan) bahkan sampai rela berkorban apa saja asal bisa mendapatkan cinta kekasihnya. Tapi anehnya, biasanya perempuan kok mau-mau saja ya dengan pria seperti itu. Nah, hal itu juga terjadi dengan orang-orang yang calon pejabat ini. Coba saja diperhatikan, yang namanya masa-masa menjelang pemilu, tiba-tiba saja mereka jadi orang yang dermawan, rajin mengunjungi orang-orang susah, membagi-bagikan uang dan paket-paket sembako untuk komunitas tertentu, rajin hadir ke acara-acara pengajian sekedar menarik simpati atau berbasa-basi, menggelar acara-acara khusus bagi rakyat dengan memberikan door-prize berupa uang tunai atau paket hadiah menarik dan masih banyak seabrek kegiatan yang mereka lakukan untuk merebut simpati publik. Intinya, masa-masa menjelang pemilu biasanya masa-masa yang menyenangkan bagi rakyat kecil, karena mereka dimabukkan oleh berbagai janji yang diucapkan para calon pemimpin dan dimanjakan oleh kesenangan sesaat yang diberikan oleh para calon pejabat tersebut.</p>
<p>Kembali ke soal acara debat terbuka yang saya tonton ( sorry, jadi agak melebar nih topiknya), ada  kandidat yang kelihatan sekali pintar &#8220;ngeles&#8221;, apalagi kalau pertanyaan tersebut agak menyudutkan, dia tidak mau kalah, ikut membawa-bawa pihak lain untuk dipersalahkan. Ada juga kandidat yang bicaranya ngotot dan gampang sewot kalau dikritik. Ada juga kandidat yang santai ( bahkan dia maju seorang diri tanpa wakil, dan setau saya tanpa ada parpol yang mendukungnya). Ada juga yang kelihatannya senyam senyum tapi mungkin gak nyambung, ada juga (yang kelihatannya) low profile tapi gak jelas juga arahnya.</p>
<p>Sesi terakhir acara tersebut ditutup dengan orasi singkat dari para kandidat. Seperti biasa, namanya juga kampanye, para kandidat berlomba-lomba menyampaikan slogan-slogan mereka yang terbaik dengan gaya yang meyakinkan dan percaya diri. Ada yang menyatakan, Jangan lupa coblos nomor&#8230;..kami akan membangun kota Bogor ke arah yang lebih baik, jangan lupa coblos nomor&#8230;.yang akan berjuang demi kemajuan, jangan lupa coblos nomor&#8230;.kami akan tulus mengabdi dan mengemban amanah dan masih banyak slogan-slogan lain. Acara penyampaian orasi singkat ini ditutup dengan tepuk tangan meriah dari para pendukung masing-masing kandidat dan diakhiri dengan pesan-pesan jangan lupa untuk menyalurkan aspirasi anda dengan memilih walikota dan wakil walikota tanggal 25 Oktober 2008  di tempat-tempat pemilihan yang telah disediakan.</p>
<p>Saya berharap semoga, pemilu tanggal 25 besok berjalan lancar, tanpa hambatan. Semoga yang terpilih ( siapa pun juga ) bisa mengemban amanah rakyat, menjadi pemimpin yang jujur, dicintai rakyat dan berpihak pada kepentingan rakyat.  Jangan lupa, bahwa ada banyak program-program kerja yang mulia yang pernah anda sampaikan yang menunggu realisasinya. Jangan lupa, bahwa anda terpilih karena rakyat percaya akan semua janji-janji melalui program kerja anda, jangan belajar jadi NATO (No Action Talk Only), jangan pula suka OMDO (alias omong doang). So &#8230;.akhir kata&#8230;Ku tunggu janjimu ya pak wali !</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zayaufy.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zayaufy.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zayaufy.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zayaufy.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zayaufy.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zayaufy.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zayaufy.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zayaufy.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zayaufy.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zayaufy.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zayaufy.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zayaufy.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zayaufy.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zayaufy.wordpress.com/164/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zayaufy.wordpress.com&amp;blog=4643916&amp;post=164&amp;subd=zayaufy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zayaufy.wordpress.com/2008/10/23/ku-tunggu-janjimu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/20af9eb3d9612dc730fdd5ddec1449e0?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ekamarindra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/11/279048282_02f960426712.jpg?w=72" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Wajahku = atau # Cerminan Sifatku ?</title>
		<link>http://zayaufy.wordpress.com/2008/10/18/wajahku-atau-cerminan-sifatku/</link>
		<comments>http://zayaufy.wordpress.com/2008/10/18/wajahku-atau-cerminan-sifatku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2008 01:18:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekamarindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zayaufy.wordpress.com/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Semua yang kita miliki saat ini pastinya diberikan oleh yang Maha Pencipta. Mulai dari tubuh kita, harta benda, anak, istri, suami dan berbagai nikmat lainnya yang tidak mungkin bisa saya sebut satu persatu karena saya yakin begitu banyak jumlahnya. Ada pemberian Tuhan yang masih bisa (atau mungkin wajib) kita usahakan untuk bisa menjadi lebih baik lagi, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zayaufy.wordpress.com&amp;blog=4643916&amp;post=133&amp;subd=zayaufy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/11/images13.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-174" src="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/11/images13.jpg?w=107&#038;h=96" alt="" width="107" height="96" /></a>Semua yang kita miliki saat ini pastinya diberikan oleh yang Maha Pencipta. Mulai dari tubuh kita, harta benda, anak, istri, suami dan berbagai nikmat lainnya yang tidak mungkin bisa saya sebut satu persatu karena saya yakin begitu banyak jumlahnya.</p>
<p><span id="more-133"></span>Ada pemberian Tuhan yang masih bisa (atau mungkin wajib) kita usahakan untuk bisa menjadi lebih baik lagi, namun ada pula beberapa pemberian Tuhan yang harus kita terima sebagai takdir. Salah satu contoh pemberian Tuhan yang masih bisa kita usahakan misalnya rejeki. Kita tau pasti semua rejeki juga sudah ada yang mengatur namun menurut agama yang saya anut, manusia tetap harus berikhtiar dan berusaha untuk bisa memperoleh rejeki (maksudnya tidak mungkin ada uang yang turun begitu saja dari langit toh??).</p>
<p>Salah satu pemberian Tuhan yang harus kita terima sebagai takdir yaitu tubuh kita beserta anggotanya. Termasuk diantaranya yaitu wajah . Saya tidak mempersoalkan tentang cantik atau gantengnya wajah, menarik atau buruknya wajah, atau apa warna wajah kita dan berbagai hal lainnya yang berhubungan dengan tampilan wajah manusia. Kenapa kita harus terima wajah sebagai takdir ? Ya iyalah &#8230;.masa&#8217; ya iya dong&#8230;.( kagak nyambung ye&#8230;) Maksudnya wajah yang kita miliki sekarang ini, mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, ikhlas atau tidak, harus kita terima. Karena apa dan bagaimanapun bentuk or wujudnya, tidak mungkin bisa kita ganti or tukar sesuai keinginan ( terkecuali punya uang yang sangat banyak supaya bisa operasi wajah, meskipun hasil operasi wajah belum tentu sempurna, bahkan ada beberapa orang yang habis dioperasi wajah, hasilnya malah mengerikan &#8230;hi&#8230;hi&#8230;.).</p>
<p>Nah&#8230;kalau  dicermati lebih jauh judul tulisan saya diatas,  benar atau tidaknya, bahwa wajah mencerminkan sifat atau karakter seseorang, Wallahuallam. Meskipun selintas, kadang orang menilai orang lain tentunya dari apa yang terlihat oleh mata. Dan yang terlihat oleh mata pertama kali ( sebelum mengenal lebih jauh karakter atau sifat seseorang ) pastinya secara fisik lebih dulu. Seringkali kita lihat, ada orang yang wajahnya berseri-seri, wajah orang yang kelihatannya selalu tersenyum (mungkin lebih dikenal dengan istilah &#8220;smiling face&#8221;), wajah yang kelihatannya jutek, wajah melankolis, wajah arogan, wajah sadis dan masih banyak lagi kategori lainnya. Kalau memiliki wajah yang kata orang &#8220;smiling face&#8221; atau yang terlihat selalu berseri-seri mungkin kelihatannya  lebih menyenangkan. Tapi bagaimana kalau sebaliknya, wajah yang dimilikinya termasuk dalam kategori wajah yang berkonotasi negatif ya itu tadi jutek,sadis, arogan or melankolis ( tentu saja menurut penilaian orang-orang yang melihatnya).  Ada orang-orang  yang sadar sepenuhnya kalau wajahnya memang sudah begitu dari &#8220;sononya&#8221; atau dengan kata lain memang sudah bawaan orok (he..he..). Dan tetep &#8220;keukeuh&#8221; ( ehm sedikit pake istilah Sunda nih, bener gak tulisannya ya?) kalau dia tidak memiliki sifat yang sama dengan apa yang terlihat dari wajahnya. Orang-orang tersebut berpendapat bahwa, kalau sedang tidak tersenyum memang tampilan wajahnya terlihat tidak atau kurang menyenangkan, yang mengakibatkan banyak orang yang melihatnya menjadi enggan atau bahkan takut untuk bertegur sapa dengannya.</p>
<p>Bagi mereka yang merasa memiliki wajah yang terlihat berkonotasi negatif, namun memiliki sifat agak cuek tentu hal tersebut tidak menjadi masalah besar. Cuek yang saya maksud di sini artinya orang-orang tersebut lebih memilih tidak perduli dengan berbagai komentar atau reaksi orang lain terhadap wajahnya. Bagaimana kalau sebaliknya? Maksudnya orang tersebut tipe orang yang perasa atau sensitif dan tidak bisa terima dibilang orang yang berwajah jutek, sombong, arogan atau sadis.  Jawabannya ya cuma satu, berusahalah untuk tetap percaya diri dan mungkin sedikit cuek juga perlu. Tetap aja positive thinking dan anggaplah bahwa orang-orang tersebut toh tidak terlalu atau bahkan memang tidak sama sekali mengenal kita dengan baik, so siapapun boleh dan bisa berkomentar apa saja tentang apa yang mereka lihat. Kalau memang ada suatu kondisi yang membuka peluang bagi kita untuk bisa mengenal lebih dekat satu sama lain, tunjukkan kepribadiaan kita yang sebenarnya ( jangan kepribadian ganda, maksudnya sifat atau karakter kita yang baik). Seiring berjalannya waktu, lama kelamaan orang-orang tersebut pasti akan menilai kita dari sisi baiknya, dan bahkan akan menyesal telah menilai kita jutek, sombong dll. Satu hal lagi, bagi yang merasa agak sensitif atau perasa, jangan mudah kesal kalau ada komentar orang yang kurang menyenangkan tentang wajah kita. Karena lebih baik memiliki wajah yang terlihat jutek, sombong, arogan or sadis tapi sebenarnya hatinya bersih dari hal-hal seperti itu. Sifat dan pembawaannya menyenangkan serta pribadi yang hangat,  bisa berteman dengan siapa saja. Daripada sebaliknya, terlihat baik dari wajahnya, tapi prilaku sehari-hari sangat jauh dari apa yang terlihat di wajahnya. Kalau mau positive thinking, justru orang-orang yang berwajah jutek atau sadis harus bisa bersyukur kepada Tuhan karena &#8220;for special case&#8221;, tampilan wajah seperti itu justru sangat diperlukan. Misalnya, kalu kebetulan lewat di daerah terminal or tempat-tempat yang banyak kelompok premannya, pasti yang berniat macam-macam jadi gak pede mau berbuat jahat ( ya..iya lah bo&#8230;kalah serem kali wajahnya he..he..), atau buat cowok-cowok iseng yang suka godain siapa aja yang lewat di pinggir jalan, pasti ogah gangguin (secara gitu lho&#8230;wajahnya jutek banget jadi takuuuut&#8230;). Tuh kan, ternyata masih ada sisi positifnya juga. Finally, enjoy aja dengan apa yang sudah dikasih Tuhan dan bersyukur apa dan bagaimanapun bentuknya, yang paling penting kita mampu menjaga hati untuk tetap memelihara sifat dan prilaku yang baik seumur hidup kita.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zayaufy.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zayaufy.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zayaufy.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zayaufy.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zayaufy.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zayaufy.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zayaufy.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zayaufy.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zayaufy.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zayaufy.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zayaufy.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zayaufy.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zayaufy.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zayaufy.wordpress.com/133/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zayaufy.wordpress.com&amp;blog=4643916&amp;post=133&amp;subd=zayaufy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zayaufy.wordpress.com/2008/10/18/wajahku-atau-cerminan-sifatku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/20af9eb3d9612dc730fdd5ddec1449e0?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ekamarindra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/11/images13.jpg?w=107" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Dilema Ibu yang bekerja : Antara kebutuhan dan kewajiban</title>
		<link>http://zayaufy.wordpress.com/2008/10/16/dilema-ibu-yang-bekerja-antara-kebutuhan-dan-kewajiban/</link>
		<comments>http://zayaufy.wordpress.com/2008/10/16/dilema-ibu-yang-bekerja-antara-kebutuhan-dan-kewajiban/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 04:06:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekamarindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[All About woman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zayaufy.wordpress.com/?p=122</guid>
		<description><![CDATA[Seorang wanita yang sudah menikah, lazimnya ingin memiliki anak serta membesarkan buah hatinya dengan harapan dan cita-cita yang baik. Ada kebahagiaan tersendiri bila seorang ibu bisa melihat dan menyaksikan anak-anaknya tumbuh sehat dan cerdas. Tidak ada kebahagiaan yang bisa menandingi kebahagiaan seorang ibu yang memiliki anak-anak yang esok lusa akan menjadi manusia-manusia yang yang soleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zayaufy.wordpress.com&amp;blog=4643916&amp;post=122&amp;subd=zayaufy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/11/34765012911.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-179" src="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/11/34765012911.jpg?w=450" alt=""   /></a>Seorang wanita yang sudah menikah, lazimnya ingin memiliki anak serta membesarkan buah hatinya dengan harapan dan cita-cita yang baik. Ada kebahagiaan tersendiri bila seorang ibu bisa melihat dan menyaksikan anak-anaknya tumbuh sehat dan cerdas. Tidak ada kebahagiaan yang bisa menandingi kebahagiaan seorang ibu yang memiliki anak-anak yang esok lusa akan menjadi manusia-manusia yang yang soleh dan soleha, manusia yang sehat jasmani dan rohani-nya,manusia-manusia yang berguna bagi dirinya sendiri,orang lain atau bahkan bagi bangsa dan negaranya.<span id="more-122"></span>Idealnya, tumbuh kembang seorang anak memang didampingi oleh ibunya. Karena fitrah seorang ibu bukan hanya mengandung bayi dan melahirkan bayinya dalam kondisi sehat wal&#8217;afiat. Tugas selanjutnya merupakan tugas berat yaitu bagaimana merawat dan mendidik buah hatinya dengan sebaik-baiknya. Karena kewajiban merawat dan mendidik anak sebagian besar ditujukan kepada seorang ibu, meskipun tetap ada peran ayah di dalamnya, membuat banyak wanita lebih memilih berkarir sebagai ibu rumah tangga. Seorang wanita yang sudah menikah,  dengan alasan ingin bisa konsentrasi pada urusan rumah tangganya, bahkan rela melepas karirnya meskipun sudah menduduki posisi yang layak dalam perusahaan atau kantor tempatnya bekerja.</p>
<p>Bagi mereka yang lebih memilih melepas karirnya dan menjadi ibu rumah tangga, dilatarbelakangi oleh banyak faktor antara lain :</p>
<p>1. Suami sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah utama dianggap sudah mampu memenuhi standar hidup layak bagi keluarga tersebut. Hal ini yang membuat seorang ibu akhirnya memilih untuk tidak lagi bekerja karena toh tanpa harus capek-capek kerja, suami bisa memenuhi segala kebutuhan rumah tangganya.</p>
<p>2. Krisis kepercayaan terhadap orang yang akan menggantikan posisi seorang ibu apabila ibu bekerja di luar rumah. Hal ini banyak sekali terjadi, maklum saja apabila anak diasuh oleh pembantu atau baby sitter atau bahkan saudara/family yang kita percaya sekalipun, tetap saja ibu merasa tidak yakin semuanya berjalan lancar. Dalam pikirannya pasti hanya ia, sebagai ibu yang mengandung serta melahirkan, yang bisa mengurus dan merawat anak dengan sebaik-baiknya. Belum lagi masalah yang timbul tentang pembantu atau pengasuh bayi yang belum tentu cocok dengan kriteria, atau karena kesulitan mencari pembantu/pengasuh bayi.</p>
<p>3. Tidak diizinkan oleh suami untuk bekerja. Untuk hal yang satu ini mungkin juga berkaitan dengan 2 faktor diatas. Tapi yang jelas, kalau sudah tidak mendapat restu suami, tentu akan sulit untuk menjaga keutuhan rumah tangga. Yang akan terjadi mungkin cek-cok dengan pasangan yang  bisa menganggu kinerja ibu di kantor dan juga memperburuk hubungan dengan suami. Untuk menghindari hal tersebut, akhirnya kebanyakan ibu memilih menuruti permintaan suaminya.</p>
<p>3 faktor yang disebutkan diatas memang menjadi alasan bagi seorang ibu untuk berhenti bekerja. Namun bagaimana jika seorang ibu tetap (atau bahkan harus) bekerja ? Baik karena alasan ekonomi atau karena berbagai hal lainnya. Alasan ekonomi, karena dianggap penghasilan suami masih jauh dari cukup atau mungkin belum bisa memenuhi standar hidup yang layak. Seorang ibu akhirnya mau tidak mau ikut bekerja untuk bisa membantu ekonomi keluarga. Meskipun hal tersebut membuat seorang ibu menjadi kelelahan, karena setiap hari, dari pagi sampai sore harus menghabiskan waktunya di tempat kerja. Sementara sepulang kerja, sebagai seorang ibu tetap harus bisa membagi waktunya untuk mengurus anak, suami dan berbagai urusan rumah tangga lainnya. Alasan lainnya yang membuat ibu tetap bekerja adalah masih adanya ambisi pribadi untuk tetap bisa berkembang lebih baik lagi. Ambisi ini dilatarbelakangi oleh adanya anggapan bahwa kebanyakan ibu-ibu yang berdiam diri di rumah menjadi wanita yang lebih banyak menghabiskan waktu dengan ngerumpi dengan tetangga, teman-teman arisan, lebih memilih hanya nonton televisi atau tontonan lain yang bersifat menghibur daripada membaca atau meng-update info-info terkini, jalan-jalan di mall untuk shopping ( atau mungkin juga untuk menghabiskan uang suaminya ) dan lain sebagainya. Ibu yang tidak bekerja cenderung kurang bisa memaksimalkan potensi dirinya, apalagi berbagai hal yang berhubungan dengan ilmu dan teknologi&#8230;terkesan sangat sulit untuk dijangkau. Pokoknya dunianya ibu yang tidak bekerja, menurut anggapan sebagian orang lebih banyak sisi negatif daripada positifnya. Dengan tetap bekerja, seorang wanita merasa tetap bisa mengasah kemampuannya karena tuntutan pekerjaan membuat seeorang mau tidak mau harus terus mengasah skill yang dimilikinya sehingga ia akan terus-menerus bisa meng-up date semua info dan teknologi baru. Bahkan, untuk beberapa orang, bekerja justru menjadi alternatif hiburan bagi dirinya. Bagi orang-orang ini seperti ini, dengan bekerja berarti bisa setiap hari keluar rumah dan bisa bertemu dengan teman-teman tanpa harus merasa pusing dan jenuh dengan rutinitas tugas-tugas rumah tangga.</p>
<p>Dengan berbagai alasan dan fakta-fakta yang diungkapkan, pada akhirnya muncul dilema bagi ibu: apakah lebih baik memilih berhenti bekerja agar bisa lebih maksimal mengurus anak dan rumah tangganya, atau tetap bekerja atau berkarir. Kalau memilih berhenti bekerja berarti harus siap dengan segala konsekuensinya demikian pula kalo memilih tetap bekerja harus bisa mengatasi berbagai hal yang mungkin muncul sebagai akibatnya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan apabila seorang ibu tetap ingin bisa bekerja, sebagai berikut :</p>
<p>1. Jika memungkinkan, membuka usaha di rumah atau di tempat lain yang lokasinya tidak begitu jauh dari rumah. Ibu tetap bisa bekerja namun masih tetap bisa mengurus urusan rumah tangganya.</p>
<p>2. Jika terpaksa harus bekerja di luar rumah, sebaiknya memilih jenis pekerjaan yang jam kerjanya normal ( 8-9 jam sehari) serta waktu kerja yang normal, maksudnya ada jatah libur di weekend ( mungkin perlu disesuaikan dengan jadwal libur suami) agar di hari libur bisa berkumpul dengan anak dan suami.</p>
<p>3. Pada saat libur kerja, pergunakan waktu semaksimal mungkin untuk bisa mencurahkan seluruh perhatian kita untuk keluarga. Dalam hal ini mungkin harus didasari prinsip bahwa pekerjaan kantor ya dilakukan di kantor, jangan sampai waktu di rumah juga dipakai habis untuk menyelesaikan urusan-urusan kantor.</p>
<p>Namun, apabila pilihan hati lebih kuat untuk tidak bekerja, ada baiknya seorang ibu tetap bisa melakukan banyak hal yang bersifat positif di sela-sela waktu senggangnya. Karena skill dan kemampuan tidak hanya didapat di kantor, tapi tetap bisa didapat di rumah. Berbagai hal positif antara lain membaca buku atau jika memungkinkan dan ada sarana komputer di rumah juga bisa digunakan untuk meng-update diri. Aktif di kegiatan pengajian juga bisa menjadi pilihan. ya..hitung-hitung menabung untuk kehidupan di akhirat.</p>
<p>Pada akhirnya, apapun pilihannya, apakah tetap bekerja atau berhenti bekerja tergantung pada pilihan hati nurani masing-masing. Yang paling penting, sebagai seorang ibu, jangan sampai merampas hak anak untuk mendapat kasih sayang serta perhatian yang cukup dari orang tua terutama ibunya. Karena anak juga adalah amanah yang akan dimintakan pertanggungjawabannya oleh yang memiliki hidup dan mati yaitu ALLAH SWT.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zayaufy.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zayaufy.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zayaufy.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zayaufy.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zayaufy.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zayaufy.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zayaufy.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zayaufy.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zayaufy.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zayaufy.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zayaufy.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zayaufy.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zayaufy.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zayaufy.wordpress.com/122/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zayaufy.wordpress.com&amp;blog=4643916&amp;post=122&amp;subd=zayaufy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zayaufy.wordpress.com/2008/10/16/dilema-ibu-yang-bekerja-antara-kebutuhan-dan-kewajiban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/20af9eb3d9612dc730fdd5ddec1449e0?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ekamarindra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/11/34765012911.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kuliah gratis+Lunch gratis!</title>
		<link>http://zayaufy.wordpress.com/2008/10/14/kuliah-gratislunch-gratis/</link>
		<comments>http://zayaufy.wordpress.com/2008/10/14/kuliah-gratislunch-gratis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2008 22:43:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekamarindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zayaufy.wordpress.com/?p=117</guid>
		<description><![CDATA[Gak tau mesti kasih judul apa untuk coretan ku kali ini&#8230;yang ada di kepala hanya hari ini, hari selasa tanggal 14 Oktober 2008, ada cerita dan pemandangan unik di kampus tempat saya mengajar,  Bogor EduCare.  Ceritanya, owner Yayasan Peduli Pendidikan,  punya usulan untuk memberikan makan siang gratis bagi mahasiswa/i Bogor EduCare angkatan 12. Judulnya sih masih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zayaufy.wordpress.com&amp;blog=4643916&amp;post=117&amp;subd=zayaufy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_124" class="wp-caption alignleft" style="width: 121px"><a href="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/dscn1632.jpg"><img class="size-medium wp-image-124" title="Lunch yang heboh" src="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/dscn1632.jpg?w=111&#038;h=150" alt="Lunch yang heboh" width="111" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Lunch yang heboh</p></div>
<p>Gak tau mesti kasih judul apa untuk coretan ku kali ini&#8230;yang ada di kepala hanya hari ini, hari selasa tanggal 14 Oktober 2008, ada cerita dan pemandangan unik di kampus tempat saya mengajar,  Bogor EduCare.  Ceritanya, owner Yayasan Peduli Pendidikan,  punya usulan untuk memberikan makan siang gratis bagi mahasiswa/i Bogor EduCare angkatan 12. Judulnya sih masih trial dulu. So, selama satu minggu diadakanlah hajat tersebut.<span id="more-117"></span></p>
<p>First day, lunch together masih agak crowded. Hari pertama lumayan ribet. Bayangkan saja, mahasiswa/i BEC kurang lebih 174 orang. Tumplek blek jadi satu. Akhirnya untuk memudahkan pengambilan makanan, dibagi dalam 2 term yaitu perempuan dan laki-laki. Makanannya, sudah ditempatkan dalam wadah-wadah. Tempat nasi yang sangat besar ada 2, plus wadah buat sayur ada 4 dalam ukuran yang lumayan besar. Menu makanannya hari itu nasi dan sayur buncis yang ditumis dengan wortel. Antrian pertama, giliran mahasiswa perempuan, setelah antrian perempuan selesai langsung disambung antrian mahasiswa laki-laki.  Entah karena hari pertama or memang rasa lapar banget, beberapa orang yang terakhir antri tidak kebagian lauknya. Hari pertama lunch together menyisakan nasi yang sangat banyak&#8230;&#8230;..</p>
<p>Hari kedua, berdasarkan pengalaman kemarin ada yang tidak kebagian lauknya, akhirnya diputuskan lauknya ditempatkan dalam 6 wadah sesuai dengan jumlah kelas mahasiswa/i BEC angkatan 12, sedangkan nasinya bebas mengambil sesuai kebutuhannya. Jadi masing-masing kelas dapat 1 wadah lauk, dan yang membaginya tentu perwakilan dari kelasnya sehingga semua orang dapat jatah lauk. Hari kedua lauknya pakai sayur asem+kerupik ikan. Ehem&#8230;sayur asemnya enak lho, saya sempet nyicipin juga. Subhanallah, seneng banget rasanya liat BEC&#8217;s student makan bersama. Gak perduli lauknya sederhana, tapi makan bersama dengan teman-teman, apalagi moment-nya pas, siang hari dalam keadaan perut yang sudah keroncongan, menambah nikmat. Any way, hari kedua lunch together ini tidak menyisakan lauk atau nasi, alias habis&#8230;bis..Alhamdulillah. Finally, for BEC&#8217;s student I&#8217;d like to say : Enjoy your lunch and have a good time in BEC!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zayaufy.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zayaufy.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zayaufy.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zayaufy.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zayaufy.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zayaufy.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zayaufy.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zayaufy.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zayaufy.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zayaufy.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zayaufy.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zayaufy.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zayaufy.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zayaufy.wordpress.com/117/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zayaufy.wordpress.com&amp;blog=4643916&amp;post=117&amp;subd=zayaufy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zayaufy.wordpress.com/2008/10/14/kuliah-gratislunch-gratis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/20af9eb3d9612dc730fdd5ddec1449e0?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ekamarindra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/dscn1632.jpg?w=224" medium="image">
			<media:title type="html">Lunch yang heboh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Zaya (July,2007)</title>
		<link>http://zayaufy.wordpress.com/2008/10/13/zaya-july2007/</link>
		<comments>http://zayaufy.wordpress.com/2008/10/13/zaya-july2007/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 08:34:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekamarindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Family]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zayaufy.wordpress.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Zaya in action, di umur 1 tahun 3 bulan Zaya 1 : gak tau ada yang lucu atau enggak&#8230;yang penting aku tau lagi mau di foto, so aku pasang my best smile.. Zaya 2 : this is my favorit&#8230;.berenang di kolam bola&#8230;..aku berteriak-teriak senang sampai suaraku serak, kata bunda malamnya aku tidur mengigau&#8230;. Zaya 3 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zayaufy.wordpress.com&amp;blog=4643916&amp;post=95&amp;subd=zayaufy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Zaya in action, di umur 1 tahun 3 bulan</p>
<div id="attachment_97" class="wp-caption alignleft" style="width: 138px"><a href="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_00621.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-97" title="Zaya 1" src="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_00621.jpg?w=128&#038;h=96" alt="Zaya 1" width="128" height="96" /></a><p class="wp-caption-text">Zaya 1</p></div>
<p>Zaya 1 : gak tau ada yang lucu atau enggak&#8230;yang penting aku tau lagi mau di foto, so aku pasang my best smile..</p>
<div id="attachment_104" class="wp-caption aligncenter" style="width: 110px"><a href="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_00953.jpg"><img class="size-medium wp-image-104" title="Zaya 2" src="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_00953.jpg?w=100&#038;h=134" alt="Zaya 2" width="100" height="134" /></a><p class="wp-caption-text">Zaya 2</p></div>
<p><span id="more-95"></span>Zaya 2 : this is my favorit&#8230;.berenang di kolam bola&#8230;..aku berteriak-teriak senang sampai suaraku serak, kata bunda malamnya aku tidur mengigau&#8230;.</p>
<div id="attachment_106" class="wp-caption alignleft" style="width: 235px"><a href="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_0110.jpg"><img class="size-medium wp-image-106" title="Zaya 3" src="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_0110.jpg?w=225&#038;h=300" alt="Zaya 3" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Zaya 3</p></div>
<p>Zaya 3 : Ciluuuuk&#8230;baaaaa&#8230;.lagi asyik maen mobil-mobilan nih&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zayaufy.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zayaufy.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zayaufy.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zayaufy.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zayaufy.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zayaufy.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zayaufy.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zayaufy.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zayaufy.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zayaufy.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zayaufy.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zayaufy.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zayaufy.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zayaufy.wordpress.com/95/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zayaufy.wordpress.com&amp;blog=4643916&amp;post=95&amp;subd=zayaufy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zayaufy.wordpress.com/2008/10/13/zaya-july2007/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/20af9eb3d9612dc730fdd5ddec1449e0?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ekamarindra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_00621.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">Zaya 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_00953.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Zaya 2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_0110.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Zaya 3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ufy (Oktober, 2008)</title>
		<link>http://zayaufy.wordpress.com/2008/10/13/ufy-oktober-2008/</link>
		<comments>http://zayaufy.wordpress.com/2008/10/13/ufy-oktober-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 07:47:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekamarindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Family]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zayaufy.wordpress.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Foto-foto ini diambil saat Idul Fitri, Oktober 2008 Ufy 1 : Ufy berpose dengan eyang buyutnya ( Ibu Hj.Siwi Samsini)&#8230;.semoga eyang buyut sehat selalu&#8230;.bisa liat ufy besar yaa (amiiin) Ufy 2 : wah&#8230;ngantuk berat nih..abis begadang  bikin kue n ketupat lebaran semaleman&#8230; Ufy 3 : saatnya santai nih&#8230;abis open house, rame banget tamuku he..he&#8230; Ufy [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zayaufy.wordpress.com&amp;blog=4643916&amp;post=53&amp;subd=zayaufy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Foto-foto ini diambil saat Idul Fitri, Oktober 2008</p>
<div id="attachment_78" class="wp-caption alignleft" style="width: 190px"><a href="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_0633.jpg"><img class="size-medium wp-image-78" title="Ufy1" src="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_0633.jpg?w=180&#038;h=135" alt="Ufy1" width="180" height="135" /></a><p class="wp-caption-text">Ufy1</p></div>
<p>Ufy 1 : Ufy berpose dengan eyang buyutnya ( Ibu Hj.Siwi Samsini)&#8230;.semoga eyang buyut sehat selalu&#8230;.bisa liat ufy besar yaa (amiiin)</p>
<div id="attachment_87" class="wp-caption alignright" style="width: 91px"><a href="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_0645.jpg"><img class="size-medium wp-image-87" title="Ufy 2" src="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_0645.jpg?w=81&#038;h=108" alt="Ufy 2" width="81" height="108" /></a><p class="wp-caption-text">Ufy 2</p></div>
<div id="attachment_81" class="wp-caption alignleft" style="width: 116px"><a href="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_0653.jpg"><img class="size-medium wp-image-81" title="Ufy 3" src="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_0653.jpg?w=106&#038;h=142" alt="Ufy 3" width="106" height="142" /></a><p class="wp-caption-text">Ufy 3</p></div>
<p>Ufy 2 : wah&#8230;ngantuk berat nih..abis begadang  bikin kue n ketupat lebaran semaleman&#8230;</p>
<p>Ufy 3 : saatnya santai nih&#8230;abis open house, rame banget tamuku he..he&#8230;<span id="more-53"></span></p>
<div id="attachment_88" class="wp-caption alignleft" style="width: 145px"><a href="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_08016.jpg"><img class="size-medium wp-image-88" title="Ufy 4" src="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_08016.jpg?w=135&#038;h=180" alt="Ufy 4" width="135" height="180" /></a><p class="wp-caption-text">Ufy 4</p></div>
<p>Ufy 4 : Tema pose-ku kali ini : &#8220;Baby in blue&#8221;&#8230;gak tau kenapa dandanin aku kayak gini&#8230;sebenarnya topi ini too big, makanya aku agak gak nyaman nih pakainya&#8230;.tapi aku tetap lucu kan?</p>
<div id="attachment_83" class="wp-caption alignright" style="width: 121px"><a href="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_0811.jpg"><img class="size-medium wp-image-83" title="Ufy 5" src="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_0811.jpg?w=111&#038;h=149" alt="Ufy 5" width="111" height="149" /></a><p class="wp-caption-text">Ufy 5</p></div>
<p>Ufy 5 : Ini nih&#8230;my hobby&#8230;.kata orang-orang, di umurku sekarang (6 bulanan..) memang lagi seneng-senengnya memasukkan apa saja ke dalam mulutku..bukan kelaparan, bukan haus, tapi ini iseng aja kok..</p>
<div id="attachment_84" class="wp-caption alignleft" style="width: 131px"><a href="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_0823.jpg"><img class="size-medium wp-image-84" title="Ufy 6" src="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_0823.jpg?w=121&#038;h=162" alt="Ufy 6" width="121" height="162" /></a><p class="wp-caption-text">Ufy 6</p></div>
<p>Ufy 6 : Ini pose ku yang agak aneh&#8230;.entahlah&#8230;bunda dan mama erry memasangkan syal bulu-bulu di kepalaku&#8230;awalnya aku agak protes, tapi ya namanya juga aku masih baby jadi pasrah aja deh, apalagi setelah aku lihat hasilnya ternyata lucu juga he..tapi kok aku jadi sepertianak kucing ya bunda??</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zayaufy.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zayaufy.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zayaufy.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zayaufy.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zayaufy.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zayaufy.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zayaufy.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zayaufy.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zayaufy.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zayaufy.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zayaufy.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zayaufy.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zayaufy.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zayaufy.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zayaufy.wordpress.com&amp;blog=4643916&amp;post=53&amp;subd=zayaufy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zayaufy.wordpress.com/2008/10/13/ufy-oktober-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/20af9eb3d9612dc730fdd5ddec1449e0?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ekamarindra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_0633.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Ufy1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_0645.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Ufy 2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_0653.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Ufy 3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_08016.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Ufy 4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_0811.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Ufy 5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/10/img_0823.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Ufy 6</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sedekah lah Selagi Bisa&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</title>
		<link>http://zayaufy.wordpress.com/2008/10/11/sedekah-lah-selagi-bisa/</link>
		<comments>http://zayaufy.wordpress.com/2008/10/11/sedekah-lah-selagi-bisa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Oct 2008 01:21:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekamarindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zayaufy.wordpress.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[Agama Islam mengatur semua hal tentang kehidupan baik untuk kepentingan di dunia maupun di akhirat. Segenap aspek kehidupan kita (Alhamdulillah) telah diatur sedemikian lengkap dan detail oleh sang maha pencipta ALLAH SWT. Mulai dari tata cara ibadah, berbakti kepada orang tua, menuntut ilmu yang bermanfaat, mencari rezeki yang halal, hidup bermasyarakat, dan masih banyak lagi yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zayaufy.wordpress.com&amp;blog=4643916&amp;post=50&amp;subd=zayaufy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Agama Islam mengatur semua hal tentang kehidupan baik untuk kepentingan di dunia maupun di akhirat. Segenap aspek kehidupan kita (Alhamdulillah) telah diatur sedemikian lengkap dan detail oleh sang maha pencipta ALLAH SWT. Mulai dari tata cara ibadah, berbakti kepada orang tua, menuntut ilmu yang bermanfaat, mencari rezeki yang halal, hidup bermasyarakat, dan masih banyak lagi yang lainnya. Namun sayangnya, banyak orang menganggap beribadah kepada ALLAH SWT cukup hanya dengan menjalankan sholat lima waktu atau berpuasa di bulan Ramadhan. Banyak orang lupa atau bahkan tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya.  Padahal sebagai umat Islam, harusnya memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap sesama karena tolong menolong (dalam kebaikan) merupakan hal yang sangat dianjurkan dalam Islam.<span id="more-50"></span></p>
<p>Kepedulian kita terhadap sesama, terutama terhadap orang yang membutuhkan pertolongan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan bersedekah. Seandainya umat Islam benar-benar menjalankan syariat Islam, InsyaALLAH tidak akan kita temui orang-orang yang kelaparan atau orang-orang yang lebih memilih mengakhiri hidup dengan cara tragis karena kesulitan hidup. Atau mungkin juga apabila syariat Islam kita jalankan dengan sebenar-benarnya, tidak akan kita lihat ada anak-anak yang putus sekolah, tidak akan kita temui (atau jarang kita temui) tindak kejahatan, pencurian atau perampokan terhadap barang-barang milik orang lain. Berbagai kasus yang saya sebut diatas, faktanya adalah bersumber pada satu hal yaitu ketidakmampuan orang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehingga jalan keluar yang dipilih akhirnya pun bermacam-macam.</p>
<p>Sifat dermawan merupakan salah satu ahlak yang terpuji. Dan bila seorang mukmin yang mampu secara finansial memiliki sifat dermawan, InsyaALLAH akan lebih dekat kepada surga. Seperti sabda Nabi Muhammad SAW  : &#8220;Orang dermawan dekat kepada ALLAH, dekat kepada orang, dekat kepada surga dan jauh dari neraka. Dan orang pelit jauh dari ALLAH, jauh dari orang, jauh dari surga dan dekat kepada neraka&#8221;. (HR.At-Tarmidzi).</p>
<p>Setiap orang muslim dianjurkan untuk melaksanakan sedekah, tidak terkecuali laki-laki atau perempuan. Bahkan Nabi Muhammad menganjurkan bersedekah setiap hari. Namun bentuk sedekah tidak sama bagi setiap orang. Bagi orang muslim, sedekah bisa berbentuk sebagai berikut :</p>
<p>1. Sedekah dengan kebaikan. Adapun sedekah dengan kebaikan ini bukan berupa harta. Seperti sabda Nabi Muhammad SAW : &#8220;Pintu-pintu sedekah adalah bertakbir, bertasbih, bertahmid, bertahlil, beristigfar, memerintahkan kepada yang baik dan mencegah dari yang mungkar, menyingkirkan duri, tulang dan batu di jalanan yang dilalui orang, menuntun orang buta, membantu orang tuli untuk mendengar suatu perkataan&#8230;.semua itu adalah pintu sedekah bagimu terhadap dirimu.&#8221; (HR.Ahmad). Dari hadis tersebut  bisa disimpulkan bahwa tidak ada alasan bagi siapapun untuk tidak bersedekah setiap harinya bahkan orang fakir sekalipun masih bisa melakukan sedekah. Karena semua perbuatan baik yang kita lakukan apalagi bila hal tersebut bisa bermanfaat bagi orang lain maka hal tersebut juga merupakan sedekah.</p>
<p>2. Sedekah harta. Hal ini wajib bagi mereka yang berharta. Sedekah orang-orang yang memiliki harta bisa berupa uang, hewan ternak, emas, dan berbagai jenis harta benda lain yang dimiliki olehnya. Agama Islam sangat menganjurkan, agar orang-orang Islam yang berharta bisa memanfaatkannya di jalan ALLAH serta bisa membantu sesama yang membutuhkan pertolongan.</p>
<p>Namun sayangnya, kenyataan yang kita temui saat ini sangat jauh dari ajaran Islam. Banyak orang berlomba-lomba menumpuk harta hanya untuk dirinya sendiri dan keluarganya saja. Berlomba-lomba untuk menyimpan uang sebanyak-banyaknya untuk kesenangan dirinya dan sama sekali tidak memiliki kepedulian kepada sesama yang membutuhkan. Apabila ia berharta, sangat enggan bersedekah, seolah-olah kalau ia menyedekahkan sejumlah hartanya maka ia akan hidup miskin. Seakan-akan apabila ia menyedekahkan hartanya, maka ia tidak mampu lagi makan dan minum, tidak mampu lagi menyekolahkan anaknya, tidak mampu lagi membeli keperluan hidupnya. Padahal, semakin banyak oranga bersedekah, InsyaALLAH semakin bertambah berkah nya juga surga jaminan baginya.</p>
<p>Alhamdulillah, ditengah kehidupan dunia yang semakin kejam, ditengah kehidupan manusia-manusia yang semakin egois, ternyata saya masih bisa menemui orang yang memiliki jiwa sosial yang tinggi. Dengan harta yang dimilikinya  (yang InsyaALLAH) melimpah, orang tersebut tidak pernah lupa untuk bersedekah. Orang tersebut tidak pernah menghitung-hitung berapa banyak harta yang telah ia keluarkan untuk membantu orang lain, tidak pernah meminta atau mengharap timbal balik atau balas budi dari orang-orang yang pernah ditolongnya.  Orang tersebut sangat memahami hakikat kehidupan di dunia ini. Bahwa di setiap harta yang dimilikinya sesungguhnya ada hak-hak orang lain juga di dalamnya. Dan bahwa ALLAH SWT memberikan kemudahan melalui dirinya, untuk memperoleh kekayaan yang berlimpah untuk bisa membantu sesama. Subhanallah, semoga ALLAH SWT senantiasa melimpahkan rezeki dan kesehatan serta kebahagiaan hidup dunia dan akhirat  bagi orang-orang dermawan. Dan InsyaALLAH dengan segala kenikmatan yang ALLAH SWT berikan  masih tetap dipergunakan di jalan ALLAH SWT. Semoga kita semua, mahluk-mahluk ciptaan ALLAH senantiasa diberikan kemudahan dalam mencari rezeki sehingga ladang sedekah kita tidak hanya bagi diri kita sendiri namun juga bisa memberikan manfaat dan pertolongan bagi orang lain yang hidup dalam kesulitan. Semoga kita, senantiasa selalu bisa bersedekah sesuai kemampuan kita masing-masing, selagi bisa&#8230;.selagi nyawa masih dikandung badan. InsyaALLAH&#8230;&#8230;..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zayaufy.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zayaufy.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zayaufy.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zayaufy.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zayaufy.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zayaufy.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zayaufy.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zayaufy.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zayaufy.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zayaufy.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zayaufy.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zayaufy.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zayaufy.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zayaufy.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zayaufy.wordpress.com&amp;blog=4643916&amp;post=50&amp;subd=zayaufy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zayaufy.wordpress.com/2008/10/11/sedekah-lah-selagi-bisa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/20af9eb3d9612dc730fdd5ddec1449e0?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ekamarindra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Zaya and Ufy</title>
		<link>http://zayaufy.wordpress.com/2008/09/19/zaya-and-ufy/</link>
		<comments>http://zayaufy.wordpress.com/2008/09/19/zaya-and-ufy/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2008 10:14:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ekamarindra</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Family]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zayaufy.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah&#8230;&#8230;..akhirnya di rumahku sudah ada 2 anak perempuan yang lucu-lucu. Anakku sumber semangatku, sumber motivasiku&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.., jiwaku, hatiku dan juga cintaku&#8230;&#8230;. Anakku yang pertama nama lengkapnya MAZAYA FALIHAH TYANKA , nick name -nya ZAYA.  Nama itu kami (saya &#38; suami) ambil dari bahasa Arab. Mazaya artinya istimewa, Falihah artinya berbahagia/sukses , kalau Tyanka singkatan nama ayah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zayaufy.wordpress.com&amp;blog=4643916&amp;post=20&amp;subd=zayaufy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah&#8230;&#8230;..akhirnya di rumahku sudah ada 2 anak perempuan yang lucu-lucu. Anakku sumber semangatku, sumber motivasiku&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.., jiwaku, hatiku dan juga cintaku&#8230;&#8230;.</p>
<div id="attachment_40" class="wp-caption alignright" style="width: 210px"><a href="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/09/zaya42.jpg"><img class="size-full wp-image-40" title="zaya" src="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/09/zaya42.jpg?w=450" alt="zaya"   /></a><p class="wp-caption-text">zaya in action</p></div>
<p>Anakku yang pertama nama lengkapnya MAZAYA FALIHAH TYANKA , nick name -nya ZAYA.  Nama itu kami (saya &amp; suami) ambil dari bahasa Arab. Mazaya artinya istimewa, Falihah artinya berbahagia/sukses , kalau Tyanka singkatan nama ayah dan ibunya. Kalo dirangkai kurang lebih artinya : &#8220;Anak yang istimewa serta sukses/bahagia dunia dan akhirat&#8221; (amiiiin).  Zaya lahir di bogor, 01 April 2006. Meskipun selama 9 bulan masa kehamilan merupakan masa-masa sulit, karena sampai menjelang melahirkan saya masih terus menerus merasa mual dan muntah, tapi Alhamdulillah proses kelahiran zaya kurang lebih hanya sekitar 5 jam. Saat ini usianya 2 tahun 5 bulan. Kata orang lagi nakal-nakalnya. Hobinya nonton Barney, Dora, Thomas and Finley. Dia juga hobi nyanyi. Hafal beberapa lagu (Indonesia maupun Inggris). Dan juga sudah bisa berhitung 1 &#8211; 10 ( dalam bahasa Inggris maupun Indonesia). Dia juga agak banci kamera (liat aja actionnya kalo difoto). Dia sebenernya orangnya reme n aktif banget, tapi kalo dengan lingkungan or orang yang baru dikenal dia agak malu-malu. Nih dia Zaya in action&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<div id="attachment_37" class="wp-caption alignleft" style="width: 192px"><a href="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/09/ufy2.jpg"><img class="size-full wp-image-37" title="Baby baca buku" src="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/09/ufy2.jpg?w=450" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Ufy lagi serius.....</p></div>
<p>Anak ke-2 ku nama lengkapnya Naira Lutfiyah Tyanka, nick name-nya Ufy.  Saya juga ambil namanya dari bahasa Arab. Naira artinya cahaya, Lutfiyah (kalau gak salah inget nih he&#8230;) artinya anugrah, kalo nama belakangnya sama dengan kakaknya juga. Jadi kalo dirangkai, harapan kami orang tuanya, anak ini merupakan cahaya dan anugrah dari Allah Swt (amiiin&#8230;). Ufy lahir di Bogor, tanggal 08 April 2008. So saat ini usianya 5 bulan. Untuk karakter belum bisa saya ceritakan, mungkin di lain kesempatan, karena memang masih bayi jadi belum terlalu kelihatan. Yang jelas, di usianya sekarang dia sudah bisa tengkurap dan membolak-balik badannya. Pokoknya lagi lucu-lucunya deh&#8230;.Ups dia juga sudah suka liat2 buku bergambar yang berwarna, tapi sengaja saya pilihkan buku dari bahan non kertas (yang relatif aman), karena kalo &#8220;sifat ke-bayi-annya&#8221; muncul bukunya suka digigitin, yaa mungkin dikirain cemilan he..he.  Nih dia, Ufy lagi asyik baca&#8230;&#8230;..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zayaufy.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zayaufy.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zayaufy.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zayaufy.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zayaufy.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zayaufy.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zayaufy.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zayaufy.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zayaufy.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zayaufy.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zayaufy.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zayaufy.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zayaufy.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zayaufy.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zayaufy.wordpress.com&amp;blog=4643916&amp;post=20&amp;subd=zayaufy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zayaufy.wordpress.com/2008/09/19/zaya-and-ufy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/20af9eb3d9612dc730fdd5ddec1449e0?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ekamarindra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/09/zaya42.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">zaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zayaufy.files.wordpress.com/2008/09/ufy2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Baby baca buku</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
